NKRI – Chelsea dan Liverpool adalah bagian dari enam dua klub terbesar di Liga Primer Inggris. Pertandingan yang mempertemukan keduanya selalu menjadi laga yang dinantikan banyak orang.

Pada musim ini, setidaknya The Blues akan bertemu The Reds sebanyak tiga kali. Pertemuan terakhir mereka telah berlangsung kemarin.

Dalam pertandingan tersebut, Chelsea berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1. Hasil tersebut juga membuat Liverpool tersingkir dari Piala Liga Inggris atau Carabao Cup (nama sponsor) di putaran ketiga.

Namun keduanya akan kembali bertemu pada Sabtu (29/09/18) malam nanti. Pertandingan ini akan sarat dengan aroma balas dendam mengingat The Reds yang tumbang di Anfield akan bertandang dan berusaha membungkam balik publik Stamford Bridge.

Karena sengitnya persaingan kedua tim, bahkan pemain-pemain yang bermain untuk kedua tim kadang mendapat cibiran dari klub sebelumnya. Berikut adalah lima bintang yang pernah bermain untuk Chelsea dan Liverpool.

1. Nicolas Anelka

Nicolas Anelka saat masih berseragam Chelsea.

Striker asal Prancis ini dikenal sebagai salah satu pemain yang paling sering berpindah klub. Tercatat, Anelka pernah bermain untuk kurang lebih 16 klub sepajang kariernya.

Anelka hanya setengah musim bermain untuk Liverpool, yakni pada Januari-Juni 2002. Saat itu ia hanya sebagai pemain pinjaman dari Paris Saint-Germain.

Anelka  bermain paling lama di satu klub adalah bersama Chelsea. Ia menjalani empat musim yang spesial, yakni sejak 2008 hingga 2012.

Ia berhasil membawa Chelsea meraih gelar Liga Inggris pada musim 2009/2010. Pada musim sebelumnya, Anelka juga berhasil menjadi topskor Liga Inggris.

2. Joe Cole

Mantan gelandang sayap Liverpool, Joe Cole.

Joe Cole menjalani kesuksesannya dalam tujuh musimnya bersama Chelsea. Selain selalu bermain The Blues, gelandang serang ini juga bermain reguler bersama timnas Inggris.

Ia mampu membantu The Blues meraih 3 gelar Liga Inggris, 2 Piala FA dan 1 Piala Liga. Namun, kemudian dia hengkang ke Liverpool pada tahun 2010.

Sempat mendapat pujian dari pelatih Liverpool saat itu, Roy Rodgson, dan Steven Gerrard sebagai pemain yang setara dengan Lionel Messi. Namun, kariernya bersama The Reds tak bertahan lama.

Sempat dipinjamkan pada musim 2011/2012, Joe Cole akhirnya hengkang secara permanen pada tahun 2013.

3. Fernando Torres

Fernando Torres, saat masih di Liverpool.

Fernando Torres adalah salah satu striker paling subur saat masih bermain di Liverpool. Ia datang ke Anfield pada tahun 2007.

Di musim pertamanya, ia langsung mencetak beberapa rekor untuk The Reds. Ia menjadi penyerang Liverpool pertama yang mampu mencetak lebih dari 20 gol setelah era Robbie Fowler. Torres juga menjadi pemain The Reds yang paling cepat mencetak 50 gol.

Namun, Torres mengecewakan para fans Liverpool setelah memutuskan pindah ke Chelsea pada tahun 2011. Tak seperti saat berada di Liverpool, Torres kesulitan untuk mencetak gol saat bermain bersama The Blues.

Walau performa terbaiknya adalah saat masih bersama Liverpool, tetapi bersama Chelsea, Torres mampu meraih satu gelar Piala FA, satu gelar Liga Europa dan satu gelar paling diminati klub-klub Eropa, yakni Liga Champions.

4. Raul Meireles

Raul Meireles, mantan pemain Chelsea.

Pemain asal Portugal ini hanya berkarier di Liga Inggris selama dua musim. Ia membela Liverpool pada musim 2010/2011 lalu mengabdikan diri untuk Chelsea pada musim 2011/2012.

Meireles terbilang cukup baik di mata penggemar The Reds,. Ia menjadi pemain terbaik pilihan supporter pada satu musim masa baktinya di Anfield.

Meireles juga menjadi pilar penting bersama The Blues. Bersama Torres, dia menjadi pemain penting yang membuat Chelsea merengkuh Si Kuping Besar. Meskipun, Meireles tak tampil di laga final karena mendapat akumulasi kartu di laga semifinal.

5. Mohamed Salah

Mohamed Salah saat masih membela Chelsea.

Mohamed Salah kini menjadi salah satu pemain terbaik Liga Inggris. Padahal ia pernah disia-siakan oleh pelatih Chelsea, Jose Mourinho.

Salah datang ke Stamford Bridge pada tahun 2014. Meskipun pada musim 2014/2015 Chelsea mampu merengkuh gelar Liga Primer Inggris, namun Salah mendapat kesempatan bermain sangat sedikit.

Pemain asal Mesir itu hanya bermain sebanyak 13 kali untuk The Blues. Mourinho menganggap Salah yang kala itu masih berusia 22 tahun belum siap bermain di Liga Primer Inggris.

Salah lalu dipinjamkan ke Fiorentina dan secara sah menjadi pemain klub ibu kota Italia, AS Roma, pada tahun 2016.

Penampilan Salah bersama Gialorossi memikat Liverpool. Musim lalu Salah bergabung dengan The Reds dan langsung menjadi top skor Liga Primer Inggris di musim pertamanya dengan 32 gol semusim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *