NKRI – Pertarungan UFC 229 antara Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor sontak melambungkan nama keduanya bahkan hingga menjadi perbincangan khalayak yang sebelumnya tak menggandrungi olahraga tarung bebas tersebut.

Namun bukan hanya nama Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor yang melambung usai laga yang diwarnai dengan banyak kontroversi tersebut. Muncul pula nama Dillon Danis, salah satu tim Conor McGregor yang juga menjadi perbincangan.

Seperti diketahui, Dillon adalah ‘biang kerok’ yang menjadi sosok pemantik emosi Khabib yang akhirnya meloncat dari oktagon arena dan menyerang ke arah di mana anggota tim McGregor berada, termasuk Dillon di dalamnya.

Namun menariknya, meski menjadi salah satu aktor sebuah kejadian penuh kontroversi yang diperbincangkan di seluruh dunia, Dillon justru masih bisa melakukan hal yang lazimnya tak dilakukan oleh orang yang baru saja terlibat masalah setelahnya.

Hal Gila yang Dillon Lakukan

Dillon Danis dan Conor McGregor.

Apa yang dilakukan Dillon paska kejadian dengan Khabib Nurmagomedov itu terungkap lewat pernyataan salah satu petarung UFC, Brian Ortega.

Berbicara kepada portal berita olahraga, TMZ Sports, Ortega mengaku bertemu dengan Dillon tak lama selepas kejadian tersebut. Namun yang membuat Ortega terkejut, dirinya justru mendapati Dillon sedang berada di sebuah tempat clubbing seorang diri.

“Dia mendatangi saya dan menyapa ‘hey man.’ Awalnya aku seperti merasa ‘sialan, apa yang kamu lakukan di sini, apa lagi sendirian’ (bicara dalam hati),” terang Ortega.

Selain terkejut, Ortega saat itu juga cukup kagum atas apa yang dilakukan Dillon di tempat itu. Dengan situasi yang baru saja dihadapi, Dillon bisa santai datang ke tempat clubbing menggunakan jaket bertutup kepala dan berjalan menunduk.

“Dia mendatangi saya, dengan hormat. Saya menghargainya,” kata Ortega.

Dillon Curhat ke Ortega

Petarung UFC, Brian Ortega.

Namun meski bisa bertemu langsung dengan Dillon selepas kejadian tersebut, Ortega mengaku tak dapat banyak cerita dari pria 25 tahun itu.

“Dia tidak akan benar-benar memberitahuku banyak tentang perkelahian itu. Dia hanya menyebut ‘sial semua menjadi gila. Orang-orang itu mulai melempar, aku juga mulai melempar’,” kata Ortega coba mengulangi apa yang dikatakan Dillon.

Namun satu yang pasti, Ortega tahu bahwa salah satu mata Dillon saat itu mengalami bengkak dan Dillon juga mengalami sedikit gegar otak. Namun setelah berbincang sedikit, Dillon langsung kembali beranjak sendirian.

Ortega pun hanya bisa memastikan rekan McGregor itu bisa keluar dari tempat clubbing dengan selamat, karena sepengelihatannya di tempat itu juga ada beberapa orang Rusia lainnya (negara asal Khabib).

“Setelah itu, dia akan berjalan sendiri, dan aku memberi tahu rekan-rekanku, pastikan orang ini keluar dari sini baik-baik saja, karena, sepertinya ada beberapa orang Rusia di situ,” tegas Ortega.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *