NKRI –┬áBarcelona memenangkan Piala Super Spanyol ke-13 sepanjang sejarah. Mereka menjuarai edisi 2018 setelah mengalahkan Sevilla 2-1 di Stade Ibn Batouta, Senin (13/8/2018) dini hari WIB.

Kesuksesan tersebut merupakan modal Barcelona jelang musim 2018/2019.

Mereka akan berusaha mempertahankan mahkota La Liga sembari memburu titel Liga Champions. Jika memungkinkan, klub Catalonia tersebut juga mengincar Copa del Rey dan menjadi treble winners untuk kali ketiga.

“Kami tampil semakin baik seiring berjalannya pertandingan. Ini hasil krusial melawan tim tangguh dalam situasi sulit,” kata pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, dikutip situs resmi klub.

Namun, sejarah menunjukkan Barcelona harus berjuang keras dalam usaha menjuarai La Liga.

Sejarah Buruk

Gelandang Sevilla, Jesus Navas, berebut bola dengan gelandang Barcelona, Sergio Busquets, pada laga Piala Super Spanyol di Stadion Ibn Batouta, Tangiers, Minggu (12/8/2018). Barcelona menang 2-1 atas Sevilla. (AP/Mosa’ab Elshamy)

Dalam 25 edisi sebelumnya, hanya tiga dari pemenang Piala Super Spanyol yang kemudian menduduki takhta Negeri Matador. Persentase 12 persen kesuksesan tersebut tentu menumbuhkan harapan para pesaing.

Bisa dikatakan, gelar La Liga 2018/2019 bakal menjadi milik Real madrid atau Atletico Madrid.

Pematah Rekor

Namun, bukan Barcelona namanya jika mereka memperhitungkan catatan tersebut. Pasalnya, merekalah tim yang mematahkan kutukan pemenang Piala Super Spanyol dalam periode itu.

Usai menjuarai Piala Super Spanyol 2005, El Azulgrana menjuarai La Liga 2005/2006. Mereka mengulangnya pada 2009/2010 dan 2010/2011

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *