NKRI1.com – Seks anal merupakan salah satu cara berhubungan seks yang penuh kontroversi. Terutama, banyak pasangan yang terkadang ingin mencoba sensasi berbeda dengan cara yang tidak biasa.

1. Risiko kerusakan

Anus tidak seperti vagina yang dimaksudkan untuk hubungan seksual. Hal itu juga tidak elastis secara alamiah, untuk mengakomodasi penis.

Sehingga, apabila melakukan seks anal, jaringan dubur di lorong dubur bisa mengalami kerusakan.

2. Kerusakan bisa menjadi Penyakit Menular Seksual

Ketika ada kerusakan di rongga rektum Anda, kemungkinan tertular penyakit menular seksual (PMS) bisa menjadi lebih tinggi. Termasuk gonorea rektal, HIV, dan klamidia. Selain itu, aktivitas anal bisa menularkan HPV.

Penyakit Menular Seksual

3. Kutil dubur hingga Kanker Anus

Human Papillomavirus (HPV) sangatlah berbahaya. Ada lebih dari 40 jenis HPV. Jika Anda berhubungan seks dengan orang yang memiliki hal tersebut, infeksi bisa mengintai. Salah satu yang ditimbulkannya adalah kutil dubur bahkan kanker di anus.

4. Skrining yang sulit

Skrining PMS yang ditularkan melalui hubungan seksual lebih sulit. Sehingga, Anda perlu secara khusus memberitahu dokter tentang aktivitas seks anal.

Baca Juga : Trik Singkirkan Kekeringan Vagina Saat Berhubungan Seks

5. Inkontinensia feses

Sebuah penelitian di Northwestern University menemukan, wanita yang melakukan seks anal secara teratur cenderung mengalami inkonsistensi tinja mereka. Hal tersebut menyebabkan feses dan urin menjadi inkontinensia.

6. Rasa sakit dan berdarah

Seks anal bisa menyebabkan rasa sakit yang tak tertahankan, serta kemungkinan timbulnya darah dari dubur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *