Penemuan Jenis Semut Baru di Sumbar

NKRI1.COM –┬áDr Rijal Satria, peneliti di Sumatera Barat yang disebut lulusan Kampus Tokyo Metropolis Jepang mengakui temukan type semut baru di Sumatra.

Semut ini mempunyai karakter berahang jebak Odontomachus minangkabau.

“Type semut baru ini sudah diketemukan semenjak thn 2015 di rimba Sumbar, cuma publikasinya baru saat ini,” kata Rijal di Padang, Kamis (30/8).

Dia mengatakan semut berahang jebak atau genus Odontomachus di Sumatera ada lima type, untuk semut baru ini dengan cara morfologi tampak ketidaksamaan dalam soal toraks atau dadanya.

Biasanya Odontomachus type yang lain mempunyai toraks atau dada yang melingkar sedang untuk Odontomachus minangkabau berupa transversal atau melintang.

Ukuran badan yang mikroskopik pada 2 sampai 4 milimeter.

Dan hanya bisa disaksikan dengan cara jelas memakai mikroskop atau alat pembesar.

Semut ini type karnivora serta bertindak menjadi predator atau pemangsa di alam terutamanya type rayap dan kolembola.

Habitat semut baru ini di rimba primer ataupun sekunder beriklim tropis dengan kelembapan tinggi semacam di Sumbar pada rimba Lembah Anai, Pinang-Pinang serta Bukit Barisan.

Untuk spesimen utuh saat penemuan tersebut diketemukan di Rimba Pendidikan Unand, yang terdiri atas pekerja, tentara, ratu serta pejantan semut.

Selama ini kata Rijal, karakter semut baru berbentuk morfologi atau bentuk dari luarnya saja.

Dalam temukan semut ini dianya melakukan bersama dengan dosen Unand Dr Henny Herwina serta beberapa ilmuwan Jepang yaitu Kurushima, Yamane, serta Eguchi.

Menurutnya masih tetap bisa di kembangkan untuk riset yang lain contohnya anatomi, jalinan ekologi, peranan bioindikatornya dan faedah buat manusia.

Spesial untuk faedah itu, belakangan ini tengah di kembangkan untuk antibiotik lewat ekstraksi dari kelenjar metaplural yang ada di semut.

Semua semut mempunyai kelenjar metaplural.

Semakin ukuran semut, maka semakin besar membuahkan zat antibiotik.

Mungkin katanya type Odontomachus minangkabau mempunyai faedah yang besar buat manusia seumpama antibiotik itu, tergantung pada lanjutan riset itu.

Sekarang ini pakar dari Indonesia serta Jepang selalu melakukan pencarian peluang kehadiran semut baru terutama di Sumatera.

Dan termasuk juga peningkatan riset type Odontomachus.

Baca juga : Paco Alcacer Berseragam Borussia Dortmund Musim 2018/2019
News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *